Monday, 27 May 2019 04:05

Indahnya Berbagi "Pentasyarufan Zakat" Membentuk Karakter Siswa

Rate this item
(0 votes)

Indahnya Berbagi "Pentasyarufan Zakat" dan Pembagian 300 buah parcel targetnya adalah kaum dhuafa kembali diselenggarakan pada hari Sabtu, 25 Mei 2019 dibagikan kepada kaum Dhuafa' di sekitar sekolah dan 60 siswa SD kurang mampu se Kecamatan Lowokwaru. Kegiatan ini sekaligus sebagai sarana membentuk karakter siswa peduli dengan sesama.

Masing-masing anak mendapat satu paket parcel yang berisi sembako, alat tulis dan beras zakat fitrah. Wajah berseri mereka seakan menjadi penyejuk dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut. Kehadiran 130 anak dari Sekolah Dasar se Kecamatan Lowokwaru ini menjadi kebahagian tersendiri bagi keluarga besar SD Insan Amanah. Terlebih di Bulan Suci Ramadan yang penuh berkah ini, guru, siswa dan orang tua siswa SD Insan Amanah ingin berbagi kebahagiaan dengan menyantuni anak yatim dan kaum duafa.

Kegiatan pentasarufan zakat, infaq dan sodaqoh, menjadi agenda rutin SD Insan Amanah setiap Bulan Ramadan. Ratusan anak yatim dan kaum duafa selalu diundang untuk menerima santunan dalam acara tersebut. “Kami ingin mendapat berkah dari Allah melalui kegiatan ini, semoga dari doa anak-anak dan orang-orang yang kami undang menjadi keberkahan buat kami semua. Tahun ini lebih dari 300 paket zakat dan sembako yang terkumpul dari orang tua siswa. Adapun teknis pembagiannya dibagi menjadi empat kategori. Pertama paket parsel sembako. Kedua parsel sembako dan tas. Ketiga parsel sembako dan beras enam kilogram. Dan yang keempat, merupakan anak-anak yatim dan dari keluarga tidak mampu. Mendapatkan paket sembako, beras zakat, alat tulis dan uang saku sebesar 100 ribu rupiah per anak. “Kami berharap memberikan manfaat bagi mereka,”.

Pentasarufan zakat merupakan sebuah sarana dalam mendidik siswa tentang salah satu rukun Islam, yakni menunaikan zakat yang ditunaikan dalam bulan Ramadan. Di sisi lain, kegiatan ini sebagai upaya guru menumbuhkan jiwa sosial siswa SD Insan Amanah agar memiliki rasa empati pada sesama. “Bingkisan parselnya merupakan karya anak-anak sendiri, agar ada kesungguhan dalam diri mereka,”. Terkait jumlah paket zakat dan sembako yang begitu banyak, kami merasa bersyukur, hal tersebut karena semangat dan dukungan dari orang tua siswa yang sangat luar biasa.


SD Insan Amanah bertekad menjadikan anak didiknya menjadi generasi hebat. Oleh karena itu, ide-ide hebat pun diwujudkan dalam bermacam program inovatif. Termasuk diantaranya pentasarufan zakat. Program ini menjadi agenda keislaman yang diharapkan mampu menumbuhkan jiwa yang penuh syukur dari peserta didik. “Kami ingin kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan yang mengandung pelajaran bagi anak-anak kami. Sehingga mereka merasakan apa yang dirasakan oleh teman-temanya yang tidak seberuntung mereka,”.


Sikap syukur itulah yang menjadi kekuatan agar siswa-siswi SD Insan Amanah memiliki jiwa sosial yang tinggi. Yaitu peduli kepada sesama. “Memang tidak bisa hanya sekali dua kali, butuh proses dan pembiasaan agar karakter tersebut terbentuk dengan kuat.

Read 130 times Last modified on Monday, 27 May 2019 04:36

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Elementary School Insan Amanah of Malang "Mewujudkan Generasi Berilmu dan Berkepribadian serta Berbudaya Lingkungan"

Newsletter

Please contact us by email